AI untuk UMKM tidak harus mahal atau rumit. Mulai dari satu masalah yang paling menguras waktu (balasan chat, katalog, laporan), buktikan hasilnya dalam 2–4 minggu, lalu perluas.
Kebanyakan UMKM mencoba AI dengan tools generik (ChatGPT, template chatbot) lalu kecewa karena tidak terhubung ke data bisnis dan tidak menghemat waktu. Masalahnya bukan AI-nya, tapi implementasi: tidak ada ruang lingkup jelas, tidak ada integrasi, tidak ada pengukuran. Kami mulai dari satu use case berdampak tinggi, bukan dari "transformasi digital".
| Tahap | Fokus | Perkiraan |
|---|---|---|
| Pilot (2–4 minggu) | Satu use case: chatbot FAQ/penjualan, atau ringkasan laporan | Mulai dari scoping call gratis |
| Produksi awal | Integrasi ke sistem yang dipakai (sheet/CRM/marketplace) | Proposal tertulis per ruang lingkup |
| Scale-up | Private AI / multi-channel / analitik | Sesuai kebutuhan enterprise |
Bot jawab pertanyaan harga/stok, kualifikasi lead, dan eskalasi ke manusia.
Satu produk jadi deskripsi berbeda untuk website, Shopee, TikTok Shop, dan WhatsApp.
Ringkasan otomatis harian/mingguan + rekomendasi restock, tanpa buka dashboard.
Ceritakan bisnis Anda. Kami bantu pilih titik awal yang paling berdampak.
Diskusi via WhatsAppTidak harus. Banyak UMKM mulai dari chatbot WhatsApp atau pelatihan AI Class (Rp250.000/jam privat). Pilot kecil 2–4 minggu cukup untuk membuktikan hasil sebelum scale-up.
Bisa. Yang penting mulai dari satu masalah yang jelas (balasan chat, katalog, laporan) dan data yang Anda miliki, bukan transformasi besar.
Tidak. Kami bangun dan handoff. Tim Anda dilatih memakai dan memantau sistem. Untuk yang lebih kompleks, AI Mentor tersedia.
Pilot 2–4 minggu biasanya sudah menunjukkan penghematan waktu atau peningkatan respons. Scale-up setelah hasil terbukti.
Untuk data sensitif, kami sarankan Private AI agar data tidak keluar infrastruktur Anda. Untuk use case non-sensitif, bisa memakai cloud dengan kontrol akses.
Scoping call 30 menit gratis lewat WhatsApp. Kami balas dengan arah yang jelas, bukan sales pitch.